KegiatanNews

DUA HARI PENCARIAN, TIM SAR GABUNGAN TEMUKAN JASAD M. YUSUF

Palembang – Memasuki hari Kedua Pencarian, Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palembang kembali melanjutkan pencariannya terhadap seorang Remaja yang hanyut dan tenggelam disungai musi pada Jum’at (17/06/22) lalu.

Dengan menggunakan perahu karet, Tim SAR gabungan menyusuri sepanjang aliran sungai Musi menuju hilir sungai dengan fokus pada tumpukan-tumpukan sampah atau tempat-tempat yang dicurigai korban tersangkut hingga akhir nya sekitar pukul 09.00 wib, korban akhirnya ditemukan Mengapung ditengah sungai dalam keadaan meninggal dunia berjarak sekitar 9 KM dari lokasi awal korban hanyut.

Dok. Basarnas Palembang

Kepala Basarnas Palembang Hery Marantikan, S.H, M.Si.saat diwawancarai mengatakan ” Benar, Korban telah ditemukan oleh Tim SAR Gabungan berjarak sekitar 9 KM dari lokasi awal korban dinyatakan hanyut. Hari ini merupakan hari ketiga pencarian yang dilakukan oleh team SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI/Polri, Pemda Serta masyarakat dan nelayan, syukur alhamdulillah akhirnya korban kita temukan mengapung ditengah sungai walau dalam keadaan meninggal dunia, selanjutnya tim SAR gabungan langsung mengevakuasi korban dan dibawa kerumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga guna dilakukan proses pemakaman.” Ujar hery.

Diakhir keterangannya Selain Mengucapkan Terima kasih Kepada Seluruh Potensi SAR Yang Terlibat dalam proses Pencarian ini, Hery juga menghimbau kepada seluruh masyarakat. Marilah sama-sama, membiasakan hidup yang selalu mengutamakan keselamatan, Baik secara perorangan maupun secara bersama agar peristiwa seperti ini tidak terulang kembali Pungkas Hery.

Dok. Basarnas Palembang

Diberitakan sebelumnya pada jum’at (17/06/2022) sekira pukul 09.00 wib, Seorang remaja atas nama Muhamad Yusuf (17th/L) warga jalan remifa kel. Ogan baru Kec. Kertapati Palembang hanyut dan tenggelam terseret arus sungai musi saat berenang bersama 10 orang temannya untuk menyeberang kedermaga kertapati namun diduga korban kurang pandai berenang sehingga membuatnya hanyut dan tenggelam

BACA JUGA  Kepala Basarnas Palembang Menghadiri Acara Penutupan Lomba Tradisional dan Parade Perahu Hias

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button